Berbagi semoga Bermanfaat
Teruntuk Calon Imamku Dunia Akhirat yang In syaa Allah menjadi
Suamiku
Wahai suamiku, aku merasa beruntung bisa menjadi
istrimu. Aku merasa menjadi wanita yang paling beruntung, karena Allah
mempertemukan dan mempersatukan kita dengan cara-Nya.
Pertemuan kita pun bukanlah rencana kita. Kita
bertemu atas rencana-Nya. Rencana Sang Maha Kuasa. Kita tak pernah saling sapa,
kita tak pernah pula bertemu bahkan tak pernah saling tatap.
Allah lah yang membuka hati kita untuk saling
menerima. Allah lah yang menuntun hatimu dan hatiku untuk memilih dan menerima.
Kamu memilih aku dan aku menerimamu.
Aku mencintaimu dan menyayangimu karena Allah. Aku
ingin seperti Khadijah radhiyallahu anha, istri yang sangat dicintai
Rasulullah, istri yang selalu ada untuk suami, istri yang selalu menenangkan
hati suami, istri yang selalu menyenangkan suami, istri yang selalu ada untuk
suami disaat senang maupun susah. Istri yang berjuang bersama suami dalam
mendakwahi ummat menuju cahaya kebenaran.
Wahai suamiku, ingatkan aku selalu agar aku tidak
lupa untuk meneladani istri-istri baginda Rasulullah, karena semua istri beliau
mempunyai peran masing-masing dalam hidup beliau.
Wahai suamiku bantu aku agar aku menjadi
sebaik-baik wanita. Aku ingin menjadi wanita yang disebutkan oleh Rasulullah
dalam sabda beliau. Aku ingin menjadi istri sholehah yang selalu mendirikan
shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, selalu menyenangkan engkau ketika
engkau pandang, yang menjaga kemaluan hanya untuk yang halal yaitu engkau,
menjaga hartamu, mematuhimu ketika engkau perintah.
Wahai suamiku bantu aku agar aku selalu bersyukur
kepada Allah dan berterima kasih kepadamu atas apa yang engkau berikan kepadaku,
ajariku untuk qanaah atas pemberian yang Allah berikan kepada kita. Aku takut
menjadi wanita penghuni neraka hanya karena kufur terhadap pemberian suami.
Tolong bantu aku untuk meninggalkan perbuatan itu wahai suamiku.
Wahai suamiku, maafkan aku jika aku ingin seperti
sayyidah Khadijah ra yang tidak dipoligami oleh Rasulullah kecuali
setelah beliau wafat.
Aku ingin kita bersama-sama menjadikan keluarga
yang selalu ingat Allah, dan keluarga yang menerapkan adab-adab Islami yang
diajarkan oleh Baginda Rasulullah saw.
Aku ingin kita bisa berkumpul dengan Rasulullah,
dan orang-orang yang Allah cintai, dan semoga kita bisa melihat wajah Allah
kelak di akhirat nanti. Aamiin
Komentar
Posting Komentar