Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Cerpen

Kebahagiaanmu Kebahagiaanku             Pagi yang indah, burung-burung beterbangan di atas mengelilingi desa. Angin berhembus sepoi-sepoi menggoyangkan daun pepohonan. Begitulah desa yang ditinggali oleh Aku dan keluargaku serta warga yang lain. Pemandangannya indah dan suasananya juga menentramkan. Aku tinggal bersama ayah, ibu, kakak, dan adikku. Rumahku dikelilingi oleh banyak pepohonan dan hewan-hewan, sebab kami memiliki kebun sayur dan buah-buahan, peternakan ayam, kambing dan ikan serta sebuah ladang untuk bertani. Aku terlahir dari keluarrga sederhana tapi bagiku itu bukan suatu masalah. Meski kami bukan termasuk kalangan menengah ke atas, tetapi kami tak pernah merasa kekurangan dan malah kami sering berbagi dengan warga yang lain jika hasil panen kami melimpah. Ayahku adalah seorang petani, sedangkan ibuku hanya seorang ibu rumah tangga. Aku, adikku dan kakaku masih sekolah. Kakakku SMA, Aku SMP dan Adikku baru T...

Ta'aruf VS Pacaran

Bismillahirrahmanirrahim        Kata ta'aruf dan pacaran mungkin sudah sering kita dengar. Ta'aruf sering dianggap sama dengan pacaran, padahal sebetulnya itu tidak sama. Ta'aruf jika dilihat dari segi bahasa artinya adalah mengenal. Ta'aruf adalah proses saling mengenal antara laki-laki dengan perempuan. Namun, sebelum seseorang melakukan ta'aruf, hendaknya ia terlebih dahulu untuk mengkhitbah atau melamarnya. Tujuan ta'aruf itu adalah untuk melaksanakan sunah Rasul yaitu menikah. Agar tidak terjadi "membeli kucing dalam karung" maka dilakukanlah ta'aruf supaya tidak ada penyesalan setelah menikah. Adapun cara mengenalnya bukanlah langsung tatap muka atau bertemu berdua. Tetapi proses mengenalnya adalah lewat perantara orang yang dipercayai jujur dan megetahui orang yang ingin dikenal tersebut. Misalnya ada laki-laki yang ingin mengenal seorang perempuan, maka sebaiknya sang laki-laki itu mencari seseorang yang dekat dengannya bisa juga orangtu...

kehidupan

Bismillahirrahmanirrahim Kehidupan itu penuh dengan warna, banyak cerita. Hidup akan bermakna jika kita sebagai manusia bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Hidup akan damai jika kita pandai bersyukur atas semua nikmat yang diberi-Nya. Hidup ini hanya sebentar. Jangan sampai kita teperdaya oleh kemegahan dunia. Jika kita ingin hidup tenang jangan sampai kita mencintai dunia meski hanya sedikit. Dan jagalah hati agar terhindar dari penyakit hati yang "berbahaya".